By Panjul
Mungkin pertanyaan ini akan muncul jika Anda menonton debat
semacam Ahmad Deedat dan Zakir Naik. Mereka membuat sebuah tantangan yang
isinya kira-kira begini: Kalau ada pernyataan di dalam Alkitab (bible) yang
menyatakan secara jelas (bukan Ambigu) bahwa Yesus berkata “Aku adalah Tuhan”
atau “Sembahlah Aku”, maka mereka (Ahmad Deedat dan Zakir Naik) akan menerima Kristen
saat itu juga.
Orang awam seperti saya mungkin akan berfikir, berani banget nih orang
bikin taruhan dengan agamanya. Memang di acara debat tersebut, tidak ada yang
dapat membuktikan bahwa ada pernyataan jelas di alkitab bahwa Yesus adalah
Tuhan. Nah, saya jadi penasaran dan bertanya-tanya: apa benar tidak ada
peranyataan seperti itu di alkitab? Kalau memang tidak ada, kenapa Yesus
dianggap Tuhan oleh orang-orang Kristen?
Saya sangat sepakat bahwa jika ingin tahu suatu agama, maka
lihatlah kitab sucinyanya. Contoh: jika ingin tahu islam maka bacalah Quran,
bukan menilai dari orangnya atau ajaran di masjid. Begitu juga dengan agama
Kristen, apabila ingin tahu Kristen maka bacalah Alkitabnya, bukan lihat orang Kristen
atau ajaran gerejanya. Kenapa saya sepakat ini? Karena Quran, Alkitab, Weda,
Taurat, dan kitab suci lainnya adalah kitab suci (bagi yang percaya) yang
seharusnya menjadi rujukan paling fundamental. Sedangkan ajaran gereja atau
ajaran di masjid bisa jadi tidak sesuai dengan kitab sucinya. Kita bisa amati,
ada banyak aliran dalam agama apapun itu. Lalu yang benar yang mana? Dengan
adanya kitab suci, maka kita punya standard untuk menentukan mana yang paling
sesusai dengan kitab sucinya.
Balik ke pertanyaan “apa benar tidak ada peranyataan jelas seperti
itu (Yesus adalah Tuhan) di alkitab?”. Terus terang saya tidak pernah memeriksa
satu persatu ayat-ayat di Alkitab, banyak banget kalo ngecek satu-satu. Akhirnya
saya browsing-browsing di website Kristen (dan Katolik). Ternyata, orang
Kristen sendiri tahu bahwa memang tidak ada ayat atau pernyataan yang jelas
(tanpa adanya ambigu) yang bilang bahwa Yesus itu Tuhan. Dibawah ini adalah dua
website yang saya baca:
- https://www.gotquestions.org/Indonesia/Apakah-Yesus-Allah.html
- https://gadoga.com/tidak-ada-ayat-di-Alkitab-yang-menyatakan-Yesus-adalah-Tuhan.html
Okay, sampai sini saya jadi percaya bahwa memang tidak ada
pernyataan seperti itu dalam Alkitab. Nah, pertanyaan sekarang adalah: Kalau
memang tidak ada ayat yang menyatakan itu, mengapa orang Kristen menyembah
Yesus. Setelah saya coba baca penjelasan di dua website di atas, yang saya
tangkap adalah orang Kristen menafsirkan ayat-ayat (yang ambigu) yang ada dalam
alkitab untuk diambil kesimpulannya yaitu Yesus itu Tuhan. Beberapa contoh yang
dijelaskan dalam website tersebut adalah
- Yohanes 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu."
- Yohanes 10:33, "Bukan
karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena
Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja,
menyamakan diri-Mu dengan Allah"
- Yohanes 8:58 “Sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."
- Yohanes 1:1 mengatakan, “Firman itu adalah Allah
- Yohanes 1:14 mengatakan, “Firman itu telah menjadi manusia.”
Inti yang bisa saya ambil dari penjelasan website di atas adalah anggapan
bahwa Yesus itu Tuhan berasal dari penafsiran ayat-ayat Alkitab yang memang
ambigu. Dengan menafsirkan Yesus sebagai Tuhan maka terjadilah kontradiksi.
Beberapa contoh hal yang janggal jika menganggap Yesus sebagai
Tuhan:
- Yesus berdoa kepada Allah dan mengajarkan untuk menyembah Allah saja. Ini menunjukkan Allah adalah Tuhan dan Yesus merupakan hamba Allah
- Yesus mati disalib. Apakah Tuhan bisa mati? Apakah pantas sesuatu yang bisa mati disembah manusia
- Yesus sendiri mengaku Nabi (Utusan Allah) di Yohanes 8:29
Coba bandingkan jika Yesus dianggap sebagai nabi atau utusan
Allah, maka hal-hal yang janggal diatas tidak terjadi. Semuanya menjadi masuk
akal. Yesus dapat menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan orang sakit,
berbicara saat bayi, dan melakukan mukjizat lainnya karena izin Allah. Sama
halnya dengan tongkat nabi Musa menjadi ular dan Nabi musa membelah lautan,
semuanya atas izin Allah SWT. Inilah konsep yang diimani dalam islam. Umat
islam memuliakan Isa As (Yesus). Tidak sah iman seorang muslim jika tidak
mengimani bahwa nabi Isa adalah orang yang sangat mulia. Bahkan umat islam
mengamalkan ajaran-ajaran nabi Isa yang paling utama yaitu hanya menyembah dan
berdoa kepada Allah saja.
Jika ditanya Yesus itu Tuhan atau Nabi? Maka jawaban saya jelas
bahwa Yesus (Isa As) adalah seorang Nabi yang mulia yang diutus oleh Allah SWT
untuk kaum bani israil. Semoga Allah meneguhkan iman kita dalam Tauhid yang
benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar